Kisah Nabi Syuaib A.S.

Assalamu’alaikum teman-teman!

Hari ini, Fatih akan bercerita tentang kisah Nabi Syuaib A.S. Nabi Syuaib A.S. adalah Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah SWT kepada penduduk Madyan. Pada saat itu, masyarakat Madyan belum mengenal Tuhan, mereka gemar melakukan maksiat dan senang melakukan kejahatan seperti merampas harta orang yang datang ke negerinya, menipu dalam jual beli, dan sering mengurangi takaran timbangan. Penduduk negeri ini percaya bahwa pohon besar aikah adalah Tuhan mereka yang bisa memberi mereka pertolongan, mengabulkan permintaan, dan menurunkan rezeki yang melimpah untuk mereka.

Nabi Syuaib berusaha membimbing masyarakat Madyan untuk menyembah Allah SWT dan meninggalkan semua kejahatan dan kemaksiatan yang telah mereka lakukan. Akan tetapi, Nabi Syuaib malah diejek dan dianggap orang bodoh oleh mereka. Bahkan sebagian masyarakat berfikir bahwa Nabi Syuaib melakukan dakwah karena Ia ingin menjadi kaya. Hingga pada suatu hari, masyarakat mengancam Nabi Syuaib, jika masih saja berdakwah dan melarang mereka berbuat maksiat, maka Nabi Syuaib akan diusir dari kampung halamannya. Mereka juga menantang Nabi Syuaib jika apa yang Ia katakan adalah kebenaran, dan Allah adalah Tuhan yang menurunkan rezeki, maka masyarakat Madyan meminta agar diturunkan azab yang sangat pedih.

Nabi Syuaib akhirnya menyerahkan semua kepada Allah SWT. Allah kemudian memerintahkan Nabi Syuaib dan pengikutnya untuk meninggalkan kota Madyan. Tak lama kemudian, muncul awan tebal bergulung-gulung di atas langit kota itu. Mereka mengira hujan akan turun. Akan tetapi, yang datang adalah badai panas besar disertai petir yang menyambar, mengguncang tanah, dan membunuh semua penduduk Madyan yang tidak mau menyembah Allah dan gemar melakukan maksiat. Inilah bukti kekuasaan Allah SWT.

Nah, itu tadi cerita kisah Nabi Syuaib A.S. Sampai jumpa di tulisan Fatih berikutnya ya, teman-teman.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*